Jayakan Indonesia 2045

Akademi Muslim Negarawan: Mencetak Pemuda Islam Yang Mencintai Negerinya

(Ditulis oleh: Egi Gustiana Putra | Ketua KAMMI Komisariat UNISMA)

"Negara bukanlah tujuan akhir Islam. Negara hanyalah sebuah alat untuk merealisasikan aturan-aturan Islam yang terdapat dalam Al Quran dan Sunnah. Maka Semua tuntunan dalam Islam tidak ada artinya jika tidak ada negara. Negara di sini berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan "kesempurnaan berlakunya undang-undang Ilahi..."

Benar adanya apa yang dikatakan oleh M. Matsir dalam buku "Capita Selecta" tersebut, bahwa selayaknya muslim sejati adalah mereka yang juga mampu memegang dan mengelola negerinya sendiri. Ia berkewajiban untuk merekonstruksi bangunan Negara dengan bahan dasar nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mengelola Negara adalah bentuk dari perwujudan Islam yang Syamil.

Menerapkan nilai-nilai Islam dalam bernegara tentu bukan perkara mudah. Diperlukan semangat yang membara, fisik yang kuat, gagasan yang cemerlang, luasnya pandangan, serta visi yang terpancang kedepan. Sementara karakteristik tersebut terdapat dalam diri Pemuda.

Sebagaimana menurut Dr.Yusuf Qardhawi, bahwa Generasi muda adalah generasi yang memiliki segala rupa kekuatan. Generasi yang hidupnya segar, jiwa dan fikirannya sentiasa membara. Kehidupan pada zaman belia itu adalah kehidupan yang amat mencabar dan cukup istimewa, kehidupan yang penuh dengan idealisme dan sarat dengan cita-cita.

Pemuda adalah penentu nasib Ibu Pertiwi kedepan. Merekalah yang akan menentukan apakah wacana "Indonesia Emas" kelak akan terwujudkan atau hanya menjadi dongeng hayalan.
 
Karenanya, yang mampu mengembannya adalah mereka yang bukan hanya sekedar Pemuda. Melainkan Para Pemuda yang mendapat bimbingan dari Tuhannya.

"... sesungguhnya mereka itu orang-orang muda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambahi mereka dengan hidayah petunjuk."
(Al-Kahfi:13)

Kesadaran tentang Bonus Demografi yang akan melanda Negeri ini menjadi momentum bagi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) untuk menyiapkan generasi muda yang layak untuk mengemban Amanah besar itu.

Karenanya, KAMMI Komisariat UNISMA juga turut hadir untuk ikut berkonstribusi melahirkan generasi-generasi Pemuda Islam yang mencintai negerinya. KAMMI berupaya mencetak Generasi Penerus Bangsa dengan profil Muslim Negarawan yang memiliki kecerdasan fikir dan kejernihan hati untuk menjawab tantangan zaman dan mengisi pos-pos strategis di negeri ini.

Salah satu upaya tersebut, diimplementasikan dalam sebuah Program "Akademi Muslim Negarawan".
Program ini terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya:
1.    Seminar Kemahasiswaan
2.    Dauroh Marhalah I (Islamic Leadership Training)
3.    Madrasah KAMMI Klasikal (Kajian Islam Kontemporer)
4.    Pembinaan Karakter Muslim Negarawan
5.    Diskusi Publik
6.    Aksi Sosial

Rangkaian kegiatan tersebut sebagai langkah sistematis untuk mencetak seorang Kader Muslim Negarawan yang Aktif, Positif dan Prestatif.

Akademi Muslim Negarawan kelak akan melahirkan Pemuda-Pemudi yang senantiasa berupaya mengakkan nilai-nilai Dakwah Tauhid, membersamai masyarakat sebagai penggerak Sosial Independen, menawarkan gagasan Intelektual Profetik, serta mengawal jalannya proses bernegara melalui Politik Ekstraparlementer.

Keempat dasar itulah yang menjadi Prinsip Gerakan seorang Muslim Negarawan dalam rangkan mewujudkan Islam yang Syamil. Islam yang menyentuh keseluruh sendi-sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

[Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia]
Bersama KAMMI, Membangun Negeri


Form Pendaftaran:
www.bit.ly/gabungkammiunisma

www.kammi.org
www.kammijawabarat.org
www.kammibekasi.or.id

@kammi_unismabekasi
#AyoGabungKAMMI
#MuslimNegarawan

  • Mon, 06 Nov 2017
  • Admin